Whiskas Junior Tuna Pouch

Terapkan 4 Tips Ini Ketika Memilih Makanan untuk Kucing Anda!

Ada banyak pilihan produk makanan kucing yang beredar di pasaran dan bisa Anda pilih dengan bebas. Berbagai rasa dan kemasan tersedia untuk menarik perhatian. Eits! Hati-hati! Jangan sampai Anda salah memilih makanan kucing yang bisa berdampak buruk bagi kucing Anda, terlebih untuk kucing kecil Anda.

Pilihlah makanan kucing yang aman untuk kesehatan mereka dan sesuai dengan kebutuhan. Seperti Whiskas Junior Tuna Pouch yang cocok untuk kucing kecil atau varian lain untuk yang besar. Berikut tips yang bisa Anda terapkan dalam memilih makanan yang cocok untuk mereka.

  1. Pertimbangkan Makanan Kesukaan si Kucing

Kucing ternyata punya selera makan yang berbeda-beda. Ada yang suka ayam, ada yang suka ikan. Sebagian kucing juga suka makanan basah, sebagian lagi suka makanan kering. Adapula kombinasi dari keduanya.

Untuk menentukan kesukaan peliharaan Anda, ada cara mudah yang bisa Anda tempuh, yakni berikan dua sampai tiga makanan sekaligus yang saling berbeda. Baik dari rasa maupun jenisnya. Kucing biasanya sangat responsif pada aroma makanan. Nah, yang mana aroma yang paling dia sukai, adalah makanan yang dipilih kucing Anda.

Tapi, uji makanan ini tak berhenti sampai di sini. Lihat juga apakah makanan itu berpengaruh pada kesehatan mereka. Apakah mereka mengalami diare atau muntah-muntah setelahnya atau tidak. Jika mereka mengalami reaksi demikian, berarti kucing Anda tidak cocok dengan makanan tersebut. Gantilah dengan merek lain tapi dalam kategori sama.Nutrisi Ini Ternyata Sangat Dibutuhkan Kucing

  1. Perhatikan Komposisi Bahan

Kucing di semua tahap usia membutuhkan protein berkadar tinggi dalam makanan mereka. Makanan kucing yang Anda pilih sebaiknya mengandung 26 sampai 30 persen protein berdasarkan AAFCO (Assocoation of American Feed Control Officials). Pastikan juga makanan yang dipilih berupa daging-dagingan karena kucing adalah karnivora sejati.

Penting juga untuk Anda memastikan kalau komposisi makanan tersebut mengandung vitamin A yang biasanya tertulis retinyl palmitate pada kemasan. Vitamin ini berfungsi melindungi membran mukosa kucing yang membantu kesehatan reproduksi dan penglihatan mereka.

  1. Sesuaikan dengan Kebutuhan

Anak kucing sejatinya membutuhkan makanan dengan kandungan protein lebih besar dibanding kucing dewasa. Begitu pula dengan kucing yang hamil dan menyusui. Setidaknya, mereka membutuhkan 30% protein dari total gizi mereka.

Sekarang ini ada banyak jenis makanan instan kucing yang bisa Anda pilih. ada yang wet food ada juga dry food. Anda bisa memilih salah satunya atau bahkan mengombinasikan keduanya. Tergantung kesukaan kucing Anda.

  1. Buat Makanan Sendiri

Jika Anda ragu dengan produk yang dijual di pasaran, tak ada salahnya untuk membuat sendiri. Ini untuk memastikan kucing Anda mendapat nutrisi yang cukup dan tak ada bahan tambahan yang tidak diperlukan.

Memberi mereka makanan mentah bisa jadi solusi terbaik untuk mengembalikan insting alami mereka sebagai hewan karnivora. Tapi Anda harus hati-hati juga. Makanan mentah rentan tercemar bakteri. Untuk itu, Anda harus sedia sedikit repot. Anda harus membekukan dulu makanan mentah yang biasanya terdiri dari ayam selama minimal tujuh hari.

Pilihan lain, Anda bisa merebus bahan tersebut. Jangan tambahkan bahan apapun seperti garam apalagi MSG agar tetap sehat. Jika Anda ingin memberikan kandungan protein lebih, bisa berikan kuning telur rebus seminggu sekali. Ingat! Cuma kuningnya. Putih telur tidaklah bagus untuk pertumbuhan kucing.

Anda ingin kucing Anda tetap sehat dan lincah dengan bulu yang indah? Pastikan makanannya sehat dan bergizi. Anda bisa mencoba Whiskas Junior sebagai pilihan yang tepat untuk mereka.